PEMUDA TANGERANG BERSUARA MASALAH POLITIK

TANGERANG-agen judi poker online Di kediamannya pemuda kelahiran 1995 ini berbicara masalah politik yang ada di negara Indonesia. Di kediamannya Stephanus atau sering di sebut mr B berbicara seperti layaknya seorang politikus ulung dan pengamat politik.

Indonesia saat ini ditandai oleh kedaulatan rakyat termanifestasi dalam pemilihan parlemen dan presiden setiap lima tahun. Sejak berakhirnya Orde Baru yang dipimpin presiden Suharto dan mulainya periode Reformasi, setiap pemilu di Indonesia dianggap bebas dan adil. Namun, Indonesia belum bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme maupun ‘politik uang’ di mana orang bisa membeli kekuasaan atau posisi politik. Misalnya, segmen miskin dari masyarakat Indonesia ‘didorong’ untuk memilih calon presiden tertentu pada hari pemilihan dengan menerima uang kecil di dekat kotak suara. Strategi seperti ini masih tetap dilakukan, bahkan digunakan oleh semua pihak politik yang terlibat (dan ini sebenarnya berarti race-nya lumayan adil maka berbeda dengan pemilu era Orde Baru). main idn poker uang asli 

saya menganggap soal tersebut bagian dari proses Indonesia untuk berkembang menjadi demokrasi ‘penuh’ (saat ini – berdasarkan Indeks Demokrasi yang dirilis Economist Intelligence Unit – Indonesia masih dianggap sebagai demokrasi ‘cacat’). Perlu ditekankan bahwa Indonesia merupakan negara demokrasi yang muda dan karena itu wajar kalau kadang-kadang mengalami ‘sakit tumbuh’. Kata stephanus berbicara panjang.judi online kiu kiu

“jika ingin menghancurkan sebuah negara, bawalah unsur agama di dalam politik” Stephanus (mr B).